Skip to main content

#4

-Sebuah post yang tertunda cukup lama (lama bgt malah)-


Rumah #4

Aku kembali menyusun sepatu dan sandal pada rak sepatu di halaman depan. Piring, mangkuk, dan gelas pada tempatnya setelah ku cuci. Dan juga berbagai macam mainan yang tergeletak di lantai. Aku kembali berbenah.

Aku ingin sedikit bercerita tentang seorang adik kecil.

Kemarin pagi, adik kecil datang membawa puzzle yang bergambar salah satu tokoh kartun. Ia menyusunnya dengan telaten, sambil bercerita dengan semangat tentang tokoh itu. Kemudian berlanjut dengan puzzle bergambar lainnya, ia terus asik menyusun dan bercerita. Kemudian ia bernyanyi, menari, dan berlari kesana kemari. Adik kecil yang pintar, ia menjelaskanku banyak hal. Tentang kucingnya yang loreng tiga, tentang ibunya yg hebat, juga tentang neneknya yang sangat ia sayangi. Aku diam menyimaknya, sesekali tersenyum dan mengangguk takjub -yang membuatnya semakin percaya diri.

Siang hari menuju petang, nampaknya ia mulai lelah, ia berulang kali menatap ke jendela. Langit telah mengisyaratkan senja dan ia harus segera pulang, katanya. Aku cukup tenang karena ia mengerti -bahwa tidak baik bermain hingga langit gelap. Tapi lebih khawatir lagi, kemana ia akan pergi? Aku bahkan lupa untuk sekadar bertanya padanya; "rumahmu di mana?".

Saat itu sudah hampir malam, apakah ia akan baik-baik saja? Ia pulang, atau kemana? Tapi aku juga harus tetep di sini, menjaga rumahku..

Adik kecil, terimakasih sudah mau datang! :) Aku bahagia, rumahku kemarin ramai dan berisik dengan canda tawa, dengan suara-suara bahagia. Maaf hanya ada air putih dan teh hangat yang katamu terlalu manis. Terimakasih karena telah mengisi rumahku dengan suara-suara bahagia! Sukses dengan duniamu, di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja! :) Semoga waktu berlalu dengan baik dan Allah SWT menjawab segala doa dan pintamu, dan juga pintaku. Selamat mencari kebahagiaanmu, aku memang harus mengerti.. Dan aku akan tetap menjadi diriku, yang akan berusaha agar lebih baik dari diriku hari ini, pasti.

-Agustus/September 2016-


Ternyata tulisan ini sudah lama sekalii. Tapi kusuka jadi dipost dengan sedikit editan hehe.

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Judul sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan)

Yap berhubung beberapa bulan lagi UN, kali ini gue mau ngepost salah satu Indikator dari SKL UN Bahasa Indonesia IPA/IPStahun 2015.


Indikator: Menulis judul sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan).


1.  Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama semua kata.
2.  Gunakan huruf kecil hanya untuk kata-kata yang bersifat partikel, kecuali ia terletak di awal judul.
Kata-kata yang tergolong sebagai partikel, yaitu konjungsi (kata penghubung), preposisi (kata depan), dan interjeksi (seruan perasaan). 

Contohnya:

di, ke, dari, dan, atau, yang, untuk, dengan, dalam, pada, kepada, sebagai, terhadap, jika, maka, tapi, karena, tentang, agar, supaya, hingga, sejak, pun, per, demi, si,  meskipun, secara, seperti, ialah, ah, oh, deh, dong, kok.

3. Hanya kata ulang sempurna yang semua unsurnya diawali dengan huruf kapital.Jadi, tidak termasuk kata ulang berubah bunyi dan kata ulang berimbuhan.



Kata ulang sempurna.

·     Misalnya murid-murid, jalan-jalan, partai-partai, samar-samar, masalah-masalah, bukit-buk…

HALOOO

Ketika ketika ketika
lo kangen sosok yang menyenangakan  itu (lagi) ((lagi)) (((lagi))) maka? maka? maka? Maka biarkan aku menjadi patrick agar bisa selalu bermain bersamamu. #TernyataKangenSpongebob
“Kenapa harus ada matahari tenggelam di hari yang sempurna." -Patrick Star
Wassalamualaikum
*gambar nyari di google

Ciri-Ciri Sel Darah

Holaa, lg belajar IPA, gw post aja, semoga bermanfaat(y)
No Ciri Sel Darah Eritrosit (Sel Darah Merah) Leukosit (Sel Darah Putih) Trombosit (Keping Darah) 1. Bentuk Bulat cekung (bikonkaf), tidak berinti Tidak Teratur, berinti Tidak teratur, tidak berinti 2. Fungsi Mengangkut O2 dan CO2 Membunuh kuman Pembekuan darah 3. Jumlah (per mm3 darah) 4-5 juta