Saturday, 20 December 2014

Belajar Mikroskop (lagi)


Indikator: Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan pengamatan pada mikroskop atau teropong.

Nah kali ini gue mau ngeshare lagi kumpulan rumus yang udah gue bikin yang berkaitan sama indikator UN Fisika di atas. Eh tapi ini baru yang mikroskopnya aja, semoga membantu yaa :) Semangat semua!

 
Haha lumayan berantakan juga ternyata. Oiya ini gue bikin buat mempermudah gue belajar aja sih, jadi kalo mau lebih paham bisa dibuka buku cetak Fisika Kelas X Semester 2. Btw klik aja ya gambarnya biar jelas, love you!

Sumber:
Fisika 1B Kelas Semester 2, Marthen Kanginan

Saturday, 13 December 2014

Menulis Judul sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan)


Yap berhubung beberapa bulan lagi UN, kali ini gue mau ngepost salah satu Indikator dari SKL UN Bahasa Indonesia IPA/IPStahun 2015.


Indikator: Menulis judul sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan).


1.  Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama semua kata.
2.  Gunakan huruf kecil hanya untuk kata-kata yang bersifat partikel, kecuali ia terletak di awal judul.
Kata-kata yang tergolong sebagai partikel, yaitu konjungsi (kata penghubung), preposisi (kata depan), dan interjeksi (seruan perasaan). 


Contohnya:

di, ke, dari, dan, atau, yang, untuk, dengan, dalam, pada, kepada, sebagai, terhadap, jika, maka, tapi, karena, tentang, agar, supaya, hingga, sejak, pun, per, demi, si,  meskipun, secara, seperti, ialah, ah, oh, deh, dong, kok.


3. Hanya kata ulang sempurna yang semua unsurnya diawali dengan huruf kapital. Jadi, tidak termasuk kata ulang berubah bunyi dan kata ulang berimbuhan.



Kata ulang sempurna.

·     Misalnya murid-murid, jalan-jalan, partai-partai, samar-samar, masalah-masalah, bukit-bukit, surat kabar-surat kabar, dan buku-buku.
Dengan demikian, judul artikel "Pengesahan
Undang-Undang yang Baru" adalah benar, dan bukan dengan Undang-undang.

·     Kata ulang berubah bunyi.

      Contohnya: kocar-kacir; gerak-gerik; sayur-mayur; lauk-pauk; kacau-balau; pernak-pernik. 

      Contoh penulisan judul yang benar dengan kata ulang tersebut: Harga Sayur-mayur di Pasar Naik. Ditulis dengan satu huruf kapital, Sayur-mayur, bukan Sayur-Mayur.



Kata ulang berimbuhan.

       Contohnya:  berjam-jam; berkali-kali; sayur-sayuran; memasak-masak; berguling-guling; tergopoh-gopoh; pukul-memukul; berkejar-kejaran. 

      Contoh penulisan judul dengan kata ulang berimbuhan: Puluhan Siswa Kejar-mengejar dalam Tawuran. Ditulis dengan satu huruf besar pada Kejar-mengejar, bukan Kejar-Mengejar.



Contoh-contoh penulisan judul karangan:

    1.      Teknik Pemintalan Benang dengan Teknologi Sederhana

    2.      Pendekatan Tanpa Kekerasan pada Anak Didik

    3.      Membandingkan Puisi Indonesia dan Puisi Terjemahan dalam Pembelajaran




Nah segini dulu yaa :)

Sumber:
http://menuliskalimat.com/2013/10/judul.html
buku SPM dan beberapa web lainnya.
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...