Sunday, 23 July 2017

Hadiah Gratis dari LIFULL? MAU!!



Holaaa, sudah lama tidak menulis di blog dan saat ini gue kembali nge-blog sebagai seorang mahasiswi teknik yang sedang libur panjang dan terkadang tidak tahu harus ngapain sehingga membuat gue merenung. Salah satu hal yang membuat gue merenung di libur panjang kali ini adalah; ketika nanti mulai kuliah lagi, gue bakalan jadi senior yang lebih tua lagi. And surprisingly (halah) ternyata bentar lagi gue mamasuki tahun ke-tiga di dunia perk uliahan. Makin ke atas, artinya tanggung jawab gue makin besar dong.


  • But 'live your life to the fullest'. Sejauh ini gue sangat bersyukur dan mau lebih memaknai kehidupan perkuliahan gue dengan lebih serius dikelas, belajar biar dapet jodoh IP yang cakep, sebisa mungkin ikutan lomba dan lancar kegiatan organisasinya, dan bisa lebih bermanfaat bagi orang lain, aamiin.

Memasuki tahun ke-tiga masa perkuliahan ini, gue pun mulai menjiwai berbagai karakter/sikap/sikap/perilaku yang biasanya dimiliki oleh seorang mahasiswa. Mulai dari begadang buat ngerjain tugas, balik malem karena rapat atau sekedar datang ke sebuah acara, pusing karena UAS dan tugas, nyari makan di warteg biar hemat, sampe yang namanya gercep banget kalo dengar kata-kata GRATIS.

NAH di sela-sela masa kejombloan perkuliahan gue kemarin, akhirnya gue mengenal sebuah web yang sangat amat menarik buat mahasiswa, terutama buat kita-kita yang bahagia banget sama yang namanya snack dan produk kecantikan dan juga tentunyaaa hadiah gratis.

Sebuah web yang cukup membahagiakan gue tersebut adalah  www.lifull-produk.id. LIFULL produk ini adalah website-nya bagi para pecinta produk snack & beverage dan juga berbagai macam produk kecantikan/kosmetik. Dengan membernya yang saat ini berjumlah sekitar 55.000 pengguna, LIFULL produk bisa ngasih kita informasi mengenai review produk favorit kita. Selain itu, situs ini  juga memberikan kesempatan bagi seluruh membernya untuk mendapatkan berbagai hadiah gratis berupa snack & beverage dan kosmetik yang ditawarkan.

Sejak pertama kali ketemu sama web LIFULL produk, gue langsung daftar member dan ternyata gampang banget loh langkah-langkahnya. Waktu itu gue sempet daftar buat dapetin hadiah gratis produk Oishi Pillow Thin dan beruntung karena gue jadi salah satu orang yang berhak dapetin hadiah gratis. 

Yuhuuuuu ada Amalia Pradipta di sanaa

Cara daftarnya tinggal klik-klik ngga nyampe 5 menit dan tungguin pengumuman pemenangnya. Ohiya daftar juga produk-produk lainnya yaa, makin banyak daftar artinya makin banyak juga hadiah gratis yang bisa kita dapetin.

Penasaran gaksih pengen dapetin hadiah gratis juga secepet itu??? NAH disini gue ada foto dan video tutorial singkat cara dapetin hadiah gratis dari lifull blog. 

Pertama, masuk dulu ke websitenya di www.lifull-produk.id. Kemudian pilih kategori hadiah yang diinginkan.

Kedua, pilih hadiah yang diinginkan.

Ketiga, klik pada tulisan "KLIK UNTUK MENDAPATKAN HADIAH"
Terakhir, log in dengan akun facebook/mendaftar akun terlebih dahulu. Kemudan ikuti langkah-langkah selanjutnya.
Kalian juga bisa liat tutorialnya dari video dibawah ini:




Yuklah segera ikutin langkahnya dan dapetin hadiah gratis dari lifull!

Selain dari website www.lifull-produk.id kita juga bisa dapetin info seputar hadah gratis dari LIFULL blog melalui fanpagenya di @LIFULLhadiahBeauty dan @LIFULLhadiahsnack dan juga Instagram di @LIFULLhadiah. Jadii, jangan lupa follow akun-akun tersebut buat update info terbaru seputar hadiah gratis dari LIFULL produk.

Akhir kata, sekian post gue kali ini dengan menyandang status sebagai mahasiswi, love u!!

Monday, 3 July 2017

#4

-Sebuah post yang tertunda cukup lama (lama bgt malah)-


Rumah #4

Aku kembali menyusun sepatu dan sandal pada rak sepatu di halaman depan. Piring, mangkuk, dan gelas pada tempatnya setelah ku cuci. Dan juga berbagai macam mainan yang tergeletak di lantai. Aku kembali berbenah.

Aku ingin sedikit bercerita tentang seorang adik kecil.

Kemarin pagi, adik kecil datang membawa puzzle yang bergambar salah satu tokoh kartun. Ia menyusunnya dengan telaten, sambil bercerita dengan semangat tentang tokoh itu. Kemudian berlanjut dengan puzzle bergambar lainnya, ia terus asik menyusun dan bercerita. Kemudian ia bernyanyi, menari, dan berlari kesana kemari. Adik kecil yang pintar, ia menjelaskanku banyak hal. Tentang kucingnya yang loreng tiga, tentang ibunya yg hebat, juga tentang neneknya yang sangat ia sayangi. Aku diam menyimaknya, sesekali tersenyum dan mengangguk takjub -yang membuatnya semakin percaya diri.

Siang hari menuju petang, nampaknya ia mulai lelah, ia berulang kali menatap ke jendela. Langit telah mengisyaratkan senja dan ia harus segera pulang, katanya. Aku cukup tenang karena ia mengerti -bahwa tidak baik bermain hingga langit gelap. Tapi lebih khawatir lagi, kemana ia akan pergi? Aku bahkan lupa untuk sekadar bertanya padanya; "rumahmu di mana?".

Saat itu sudah hampir malam, apakah ia akan baik-baik saja? Ia pulang, atau kemana? Tapi aku juga harus tetep di sini, menjaga rumahku..

Adik kecil, terimakasih sudah mau datang! :) Aku bahagia, rumahku kemarin ramai dan berisik dengan canda tawa, dengan suara-suara bahagia. Maaf hanya ada air putih dan teh hangat yang katamu terlalu manis. Terimakasih karena telah mengisi rumahku dengan suara-suara bahagia! Sukses dengan duniamu, di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja! :) Semoga waktu berlalu dengan baik dan Allah SWT menjawab segala doa dan pintamu, dan juga pintaku. Selamat mencari kebahagiaanmu, aku memang harus mengerti.. Dan aku akan tetap menjadi diriku, yang akan berusaha agar lebih baik dari diriku hari ini, pasti.

-Agustus/September 2016-


Ternyata tulisan ini sudah lama sekalii. Tapi kusuka jadi dipost dengan sedikit editan hehe.

Sunday, 2 October 2016

Ingin

Aku ingin menjadi awan
yang menghujan,
di pekarangan rumahmu..



Amel, Pangkalan Jati
2 Oktober 2016

Sunday, 28 August 2016

Dua Musim

Katanya di Indonesia ada dua musim;
kemarau dan penghujan.

Tapi kurasa ini cukup aneh. Hampir 19 tahun di Indonesia, sepertinya tidak pernah benar-benar ada perbedaan di antara keduanya.

Seperti kemarin, setelah beberapa hari diselimuti angin kemarau, hujan turun. Menyegarkan walau hanya sebentar.

Aku juga mengira akan ada pelangi setelahnya. Taunya tidak. Begitu saja seperti angin kemarau yang kering, dalam bentuk yang lain.

Tapi aku senang. Hujan yang sebentar, menyirami tanaman-tanaman di halaman rumahku lagi. Terimakasih langit!!

Amel, Pondok Labu
28 Agustus 2016

Tuesday, 23 August 2016

Tentang Dua Hal

Kata seseorang, ada dua hal yang paling pribadi dari diri kita, yaitu hati dan pikiran. Aku setuju dan mulai memahaminya. Sepertinya bukan hak kita untuk menerka-nerka tentang apa yang orang rasa dan pikirkan tentang kita. Biarlah keduanya menjadi urusan ia dan Tuhannya. Karena terkadang, kita sendiri sulit memahami hati dan pikiran kita. Cukup kenali diri sendiri dan bersikap sewajarnya, begitu kan?
.
.
.
.
*Ala-ala Tere Liye

Amel, Pondok Labu
23 Agustus 2016

Sunday, 21 August 2016

Taman, Pohon, dan Senja

Langkahku terhenti pada sebuah pohon rindang. Kulihat ia begitu kokoh, pasti akarnya menancap jauh ke dalam tanah pikirku. Pohon itu memang belum terlalu besar, namun cabangnya banyak dan daunnya lebat. Kukira justru hal inilah yang membuat ia begitu nyaman untuk disinggahi.

Di sini aku duduk, sambil memutar lagu yang terselip di telepon pintarku. Melalui earphone, alunan gitar dan suara penyanyi favoritku menemani pagi itu. Dari sini, aku dapat melihat taman dari sudut pandang yang lain. Di depanku persis kulihat seorang ibu yang mentatih anaknya berjalan. Betapa bahagia senyum ibu itu dan riangnya bocah kecil itu. Keduanya terlalu indah untuk kugambarkan dengan kata. Ada juga sekelompok anak laki-laki yang belari-larian. Tertawa riang karena saling mengejar, semudah  itu untuk bahagia. Dan juga di satu bangku di ujung sana, kulihat sepasang kakek dan nenek yang bercengkrama menikmati udara pagi. Begitu tenang dan damai.

Aku senang dan sangat menikmatinya. Merasakan sejuk dan bahagia akan pemandangan taman di hadapanku. Ternyata se-sederhana ini. Kemudian aku mengantuk dan terlelap.

Rintik hujan membangunkan lelap dan diriku yang mulai kuyup. Kulihat mentari sudah tiba diufuk barat, padahal rasanya baru tadi aku singgah. Senjapun memerah mengingatkanku tuk segera kembali. Ia bilang; “Pulanglah, karena hari mulai gelap. Masih ada hari esok yang lebih panjang.” Aku pun setuju dan segera pulang tanpa sepatah kata. Terlupa maaf dan terimakasih. Terimakasih taman, senja, dan pohon, serta maafkanlah..

Kepada Sang Pemilik kututurkan; “Aku ingin membawa pulang pohon rindang itu. Kemudian menciptakan taman yang lebih indah di hadapnya. Aku ingin di hari itu dan hari-hari setelah itu, sejuknya menjadi nafas bagi seisi rumahku, atas seizin-Mu jika Engkau menghendaki. aamiin..”


Taman, Pohon, dan Senja

Amel, Pondok Labu
21 Agustus 2016
10.24 WIB



Friday, 12 August 2016

Pengumuman Pengumuman

Yang bersangkutan sedang dilema. Dilema mau mau nyodok Kapsel apa ngga. Dilema mau lulus 3.5 tahun atau 4 tahun. Dilema mau bikin plan lulus 3.5 atau sesuai rencana awal 4 tahun aja biar wisudaannya rame dinyanyiin maba. Semangat Amel!

Yha maaf tau-tau begini. Setelah sekian lama akhirnya inilah tulisan pertama gue di tahun 2016! supersekaliii tapi ya alhamdulillah masih punya kesempatan buat nulis :)

Baidewei ternyata sekarang gue udah mau memasuki tahun kedua gue sebagai mahasiswi jurusan Teknik Mesin. Alhamdulillah..

Oke sekian dulu ya ntar dilanjutin kalo ga mager insyaAllah. Babay!


#random #dilema #sedangbimbang #nyodokapangganih #bingung

12 Agustus 2016
00.35
Pondok Labu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...